Untuk selalu mendapatkan
kesehatan yang prima dan mempertahankan agar wajah tetap terlihat menarik
merupakan impian semua orang. Berbagai resep dengan memanfaatkan berbagai obat tradisionalmungkin sudah sering
didengar. Dengan memanfaatkan buah-buahan, daun-daunan
atau hal lain yang umum dijumpai di dapur sebagai bumbu masak atau pelengkap
masakan, ternyata dapat pula dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kesehatan dan kecantikan. Khasiatnya sudah dapat dibuktikan selama beberapa
generasi. Apa saja obat tradisional yang bermanfaat? Lalu apakah obat
tradisional tidak berbahaya?
Selama berabad-abad
, berbagai macam obat telah berupaya ditemukan manusia untuk mengobati berbagai penyakit. Sejak zaman yang paling awal, obat tradisional yang kebanyakan berupa obat herbaltelah digunakan untuk mengobati penyakit. Misalnya Papirus Ebers, yang disusun di Mesir sekitar abad ke-16 SM, memuat ratusan obat rakyat untuk berbagai penyakit. Akan tetapi, pengobatan herbal biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi.
, berbagai macam obat telah berupaya ditemukan manusia untuk mengobati berbagai penyakit. Sejak zaman yang paling awal, obat tradisional yang kebanyakan berupa obat herbaltelah digunakan untuk mengobati penyakit. Misalnya Papirus Ebers, yang disusun di Mesir sekitar abad ke-16 SM, memuat ratusan obat rakyat untuk berbagai penyakit. Akan tetapi, pengobatan herbal biasanya diturunkan secara lisan dari generasi ke generasi.
Meskipun ada yang berpendapat
bahwa obat tradisional atau obat herba lebih aman dari pada obat-obat farmasi
modern, obat tradisional bukannya tidak berisiko. Peringatan dan rekomendasi
apa saja yang hendaknya dicamkan seseorang sewaktu mempertimbangkan pengobatan
herbal atau obat tradisional? Sebelum membahas mengenai risiko obat
tradisional, berikut ini adalah beberapa resep obat tradisionaldan fakta pengobatan dari masing-masing resep
tersebut yang berkhasiat untuk mengatasi beberapa jenis penyakit dan mengatasi
problem untuk penampilan pribadi.
1.
Kolesterol dan Diabetes
Ø
Resep :
Rebus daun salam bersama laos lalu minum air
rebusan tersebut.
Ø
Fakta :
Daun salam mengandung flavonoid dan tanin sebagai zat yang mampu
menurunkankan kolesterol.
Dapat pula menurunkan kadar gula dalam
darah. Laos mengandung
minyak atsiri untuk membantu memperlancar sirkulasi darah dan proses
pengeluaran sisa metabolisme termasuk kolesterol yang berlebih.
2.
Hipertensi
Ø Resep:
Konsumsi daun seledri secara teratur.
Ø Fakta:
Seledri mengandung phthalide yang mampu untuk
mengendurkan otot arteri sehingga menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi dan
juga mengurangi produksi hormon stres.
3.
Sakit Kepala
Ø Resep:
Minum rebusan air dari jahe,
sereh dan ketumbar.
Ø Fakta:
Jahe, sereh dan ketumbar mengandung minyak atsiri
yang akan memperlancar peredaran darah juga berfungsi sebagai analgetik untuk
mengurangi sakit di kepala.
4.
Batuk
Ø Resep:
Air jeruk nipis dicampur dengan
madu.
Ø Fakta:
Jeruk
nipis mengandung vitamin
C yang dapat memperbaiki ketahanan tubuh untuk melawan flu.
Juga berfungsi sebagai antiseptik yang mampu membuang racun dalam tubuh.
Madu yang
juga berfungsi sebagai antiseptik dan mampu menambah tenaga untuk mengalahkan
penyakit.
5.
Luka
Ø Resep:
Oleskan madu pada bagian yang
terluka
Ø Fakta:
Madu mengandung hydrogen peroxide dan gluconic acid yang akan membunuh
bakteri penyebab infeksi dan membantu pertumbuhan sel baru sehingga luka
menjadi cepat sembuh.
6.
Mimisan
Ø
Resep:
Gulung daun sirih yang telah
dibersihkan dan masukkan ke dalam lubang hidung.
Ø Fakta:
Daun
sirih mampu untuk mengurangi pendarahan, termasuk
pada pendarahan di selaput lendir hidung seperti yang terjadi pada orang yang
mengalami mimisan ini.
7.
Bau Mulut
Ø Resep:
Rebus daun sirih, cengkeh dan
kunyit. Lalu kumur dengan menggunakan air rebusan tersebut.
Ø Fakta:
Daun sirih dan cengkeh mengandung
zat antiseptik. Kunyit mengandung kurkumin yang mampu mengatasi infeksi kuman
penyebab bau mulut.
8.
Keputihan
Ø Resep:
Rebus daun sirih dan sambiloto.
Ø Fakta:
Daun sirih berfungsi sebagai antiseptik.
Sambiloto berfungsi sebagai antiflamasi yang mampu membunuh jamur dan mencegah
rasa gatal.
9.
Nyeri haid
Ø Resep:
Rebus kunyit bersama dengan asam
jawa.
Ø Fakta:
Kunyit mengandung kurkumin. Asam
jawa mengandung fruit acid yang
akan membuat darah haid menjadi lancar dan mengurangi kram perut.
10.
Susah Tidur
Ø Resep:
Mengoleskan minyak lavender pada
bantal atau bawah hidung agar dapat tercium. Bisa juga dengan minum jus
mentimun, pisang dan biji pala.
Ø Fakta:
Aromaterapi dengan menggunakan
bunga lavender membuat seseorang lebih cepat tidur dengan nyenyak.
Mentimun banyak mengandung
vitamin C. Pisang mengandung karbohidrat dan asam folat yang melancarkan
sirkulasi darah. Biji pala mengandung minyak atsiri yang mempu membuat pikiran
menjadi tenang.
11.
Bibir Kering
Ø Resep:
Oleskan madu pada bibir.
Ø Fakta:
Madu berfungsi sebagai
antioksidan dan humecant yang
dapat mempertahankan kelembaban, termasuk kelembaban bibir sehingga
bibir tidak menjadi pecah-pecah.
12.
Gigi Kusam
Ø Resep:
Lumatkan stroberi dan campur
dengan setengah sendok teh baking
soda. Oleskan pada gigi, diamkan selama beberapa menit kemudian
bersihkan. Lakukan sesekali saja, karena asam ini dapat mengikis gigi Anda bila
digunakan secara sering.
Ø Fakta:
Stroberi mengandung malic acid yang berfungsi
sebagai pemutih alami.
13.
Kerutan
Ø Resep:
Ambil putih telur dan oleskan
pada wajah, gunakan sebagai masker.
Ø Fakta:
Putih
telur mangandung albumin yang dapat berfungsi
sebagai pelembab dan mengencangkan kulit.
14.
Ketombe
Ø Resep:
Rendam irisan cabe rawit dalam
perasan air jeruk nipis. Oleskan pada kepala sebelum keramas.
Ø Fakta:
Jeruk nipis mengandung vitamin C
dan fruit acid. Sedangkan
cabe rawit mengandung kapsaisin yang
mampu membunuh bakteri atau jamur sehingga kulit kepala menjadi bersih.
15.
Sengatan Lebah
Ø Resep:
Oleskan pasta gigi atau
campuran baking soda dan
air pada bagian yang tersengat. Jangan lupa untuk mengeluarkan sengat yang
tertinggal pada tubuh.
Ø Fakta:
Pasta gigi dapat menetralkan rasa
sakit akibat sengatan. Baking soda dapat memberi rasa nyaman pada luka
sengatan.
16.
Kulit Terbakar atau Melepuh
Ø Resep:
Oleskan lidah
buaya pada bagian tubuh yang melepuh.
Ø Fakta:
Lidah
buaya mengandung mucopolysaccharides yang bermanfaat sebagai antiseptik dan
antiradang sehingga membantu agar kulit yang melepuh tidak terinfeksi kuman
juga mencegah terjadinya kemerahan akibat radang. Kandungan kolagen pada lidah
buaya pencegah terjadinya pembengkakan. Selain itu, lidah buaya mampu memberi
efek dingin yang membantu mengurangi rasa sakit.
Peringatan
dalam Menggunakan Obat Tradisional
Sekalipun herba atau obat
tradisional mungkin secara luas dianggap aman, disarankan untuk waspada. Jangan
longgarkan kewaspadaan Anda hanya karena suatu produk berlabelkan
"natural". Fakta yang tidak menyenangkan ialah bahwa beberapa herba
bahkan bisa sangat berbahaya. Dan ironisnya beberapa orang tidak memandang
herba atau obat tradisional sebagaimana mestinya. Senyawa kimia dalam obat
tradisional atau herba dapat mengubah detak jantung, tekanan darah, dan kadar
glukosa. Maka, orang yang memiliki problem jantung, tekanan darah tinggi, atau kelainan gula darah seperti diabetes mesti
sangat waspada.
Meski
demikian, efek sampingan obat tradisional biasanya terbatas pada reaksi tipe
alergi. Misalnya sakit kepala, pusing, mual, atau ruam. Beberapa pengobatan
tradisional atau herba kemungkinan bisa menimbulkan "krisis
penyembuhan" dengan menghasilkan gejala seperti flu atau gejala lainnya.
Orang yang mengkonsumsi obat tradisional mungkin tampak menjadi lebih parah
sebelum menjadi lebih baik. Secara umum dikatakan bahwa reaksi ini disebabkan
oleh pembuangan limbah racun dari tubuh selama tahap-tahap awal terapi herbal.
Jika Anda
memilih untuk mengobati sendiri dengan obat tradisional, sebaiknya Anda
mempertimbangkan beberapa risiko seperti bahwa Anda mungkin tidak benar-benar
tahu apa penyebab problem kesehatan Anda. Lalu pengobatan yang Anda lakukan
secara sendiri mungkin menyembuhkan penyakit ringan, tetapi memperburuk problem
kesehatan lainnya, seperti tekanan darah tinggi. Bahkan beberapa pengobatan
sendiri bisa jadi mungkin bertolak belakang dengan obat yang diresepkan dokter.
Seperti semua produk
kesehatan, obat tradisional hendaknya
digunakan dengan kewaspadaan, pengetahuan dan, keseimbangan. Ingatlah bahwa ada
beberapa penyakit dan problem kesehatan yang sekarang ini tidak ada obatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar